1. Pendahuluan
Saat kita bekerja pada komputer, seperti mengetik
soal, artikel dan lainnya, kita menyimpan data tersebut tentunya dengan
sebuah nama yang sesuai isi materi yang ditempatkan dalam sebuah folder
dari media penyimpanan. Data yang kita simpan dengan nama tertentu di
dalam folder tersebut itulah yang dinamakan FILE.
Setiap melakukan
penyimpanan data kita membutuhkan tempat untuk menyimpan data tersebut
yang disebut dengan DRIVE. Drive adalah perangkat keras (hardware) yang
secara fisik bisa berupa DISKET, HARDDISK, FLASHDISK, CD/DVDROM atau
lainnya yang disebut dengan istilah disk.
Pemahaman tentang manajemen
File sangat diperlukan bagi setiap orang yang bekerja menggunakan
komputer. WINDOW EXPLORER adalah program bawaan Operating System yang
digunakan untuk menampilkan seluruh Drive/stroge (media penyimpanan
data), folder, dan File yang ada pada komputer. Selain itu Windows
Explorer juga digunakan untuk mengelola File atau Data (manajemen file).
Dalam
Sistem operasi Windows, setiap file memiliki tipe data, dimana tipe
data menggambarkan format file untuk aplikasi yang sesuai. Pada Windows
secara otomatis mengidentifikasi setiap tipe file dengan mengambil nama
ekstensinya. Oleh karena itu nama ekstensi suatu file menentukan format
data yang sesuai dengan aplikasinya.
Contoh Nama Ekstensi file dan aplikasinya
.doc : Microsoft Office Word
.xls : Microsoft Ofice excel
.ppt : Microsoft Office Powerpoint
.fla : Macromedia flash
.psd : Adobe Photoshop
.pdf : Foxit atau Adobe Reader
2. Bekerja dengan Windows Explorer
Untuk membuka program windows explorer :
Klik Start > program > Accssesories > windows explorer
Atau dengan cara :
Klik kanan Start > pilih explorer
Layar Windows explorer memiliki 2 bagian penting yang terpisah kiri dan kanan.
·
Bagian Kiri disebut dengan All Folders Pane, yaitu bagian windows
Explorer untuk menampilkan seluruh drive/disk dan folder yang apa pada
komputer namun tidak termasuk file.
· Bagian kanan disebut dengan
Content Pane, yaitu bagian Windows Explorer untuk menampilkan sisi
drive/disk atau folder yang sedang aktif pada all folders Pane. Pada
Content Pane bisa menampilkan isi baik disk, folder dan juga File.
Selain itu Windows Explorer memiliki juga Menu Bar, Toolbar, dan Address bar.
2.1 Menampilkan Isi folder atau Drive
Cara menampilkan isi folder atau drive cukup klik pada nama folder atau drive
All
folder pane, maka isi folder atau drive akan ditampilkan pada Content
Pane. Tampilan standart pada content pane hanya menampilkan nama file
atau icon saja.
Namun hal tersebut bisa kita ubah sesuai dengan kebutuhan kita.
Berikut beberapa contoh untuk mengubah tampilan dari content pane :
· Tampilan detail,
Klik
menu View > Details (tampilan ini menginformasikan nama file, ukuran
file, tipe file, tanggal pembuatan file dan tanggal terakhir file
mengalami perubahan.)
· Tampilan type ordered
Klik menu View
> arange icon by > type. Maka content pane akan menampilkan isi
berdasarkan urutan tipe file secara alpabeth. Urutannya bisa ascending
atau descending.
Untuk tampilan lainnya bisa dicoba sendiri, hal ini
tergantung kebutuhan kita akan tampilan isi file kita seperti jika kita
pilih arange icon by > size, maka akan ditampilkan berdasarkan ukuran
tebal file tersebut.
TIPS :
Untuk menampilkan nama Extensi,
Pada
menu bar > pilih Tool > folder option > View > pilih
Uncheck File Extensions for known file types kemudian pilih > OK,
maka content Pane akan menampilkan nama extensi dari file.
Selanjutnya Tekan Tombol VIEW
Selanjutnya Hilangkan Tanda Cek pada Hide Extension for Known file types
Selanjutnya Tekan OK.
2.2 Membuat Folder Baru
Membuat
folder disarankan namanya sesuai dengan file-file yang akan disimpan
dalam folder. Misalnya folder dengan nama “latihan_word” digunakan untuk
menyimpan file-file latihan MS Office word.
Langkah-langkah membuat folder baru.
1. Pilih drive atau folder yang akan digunakan untuk menempatkan folder baru
2. Pilh Menu File > New > Folder, maka sebuah folder akan terbentuk dengan nama New Folder.
TIPS :
Ketik
nama folder untuk menggantikan tulisan new folder, nama folder tidak
boleh lebih dari 255 karakter termasuk spasi dan tidak boleh menggunakan
karakter * ?/ \ : < >
2.3 Memindahkan dan meng-copy File atau Folder
Ketika
File atau Folder dipindahkan maka posisi file atau folder berpindah ke
tempat tujuan pemindahan dan tidak akan ditemukan lagi pada tempat
semula.
Ketika File atau Folder di-copy-kan maka posisi file atau
folder berpindah ke tempat tujuan peng-copy-an (maka ada 2 atau lebih
file ganda dalam komputer).
File atau folder yang akan dipindah atau di-copy harus diseleksi terlebih dahulu.
Ada 3 kategori seleksi file atau folder
·
Individual selection, file atau folder dipilih dengan cara klik sekali
pada file atau folder pada content pane. Letakkan kursor file atau
folder hasil seleksi lalu klik kanan pilih cut atau copy tentukan drive
lalu pilih edit pada menu bar > paste.
· Multiple Selection, file atau folder dipilih lebih dari 1 secara berurutan, acak atau keseluruhan pada content pane.
Langkah untuk melakukan multiple selection untuk file atau folder
1.
Pilih file atau folder lebih dari satu secara berurutan caranya klik
sekali pada file atau folder yang pertama lalu tekan dan tahan tombol
Shift lalu klik sekali pada file atau folder terakhir yang dipilih.
Letakkan kursor file atau folder hasil seleksi lalu klik kanan pilih cut
atau copy tentukan drive lalu pilih edit pada menu bar > paste.
2.
Pilih file atau folder lebih dari 1 secara acak dengan cara klik sekali
pada file atau folder dari content pane. Lantas tekan dan tahan tombol
Crtl klik lagi file atau folder lain secara acak sehingga beberapa file.
Letakkan kursor file atau folder hasil seleksi lalu klik kanan pilih
cut atau copy tentukan drive lalu pilih edit pada menu bar > paste.
3. All Selection, Pada Menu bar pilih Edit > Select all.
Letakkan
kursor file atau folder hasil seleksi lalu klik kanan pilih cut atau
copy tentukan drive lalu pilih edit pada menu bar > paste.
2.4 Cara lain Memindahkan dan meng-copy File atau Folder
Selain langkah di atas ada cara lain untuk melakukan peng-copy-an atau pemindahan file atau folder.
Yakni dengan menggunakan metode drag kanan pada mouse.
Langkahnya :
1. Pilih file atau folder yang akan dipindah atau di-copy
2. Klik kanan dan tahan mouse
3. drag atau alihkan file atau folder pada drive tujuan
4. lepaskan mouse setelah mencapai target penyimpanan
5. Setelah muncul pop up pilih dan klik copy here atau move here
2.5 Mengganti nama File atau Folder
File atau Folder dapat kita ganti namanya yang sesuai dengan kebutuhan kita
Caranya :
1. Pilih atau seleksi file atau folder yang akan kita ganti namanya
2. Pilih pada Menu bar > File > Rename. Ganti atau masukkan nama baru yang
sesuai dengan keinginan kita kemudian OK.
2.6 Menghapus dan mengembalikan File atau Folder
1. Tentukan file atau folder yang akan dihapus terlebih dahulu.
2. Pilih pada Menu bar > File > Delete atau tekan tombol delete pada keyboard
3. Kemudian muncul kotak dialog pilih YES untuk menghapus atau NO untuk
membatalkan penghapusan.
File atau Folder yang dihapus tersimpan pada Folder Trash (Recycle Bin)
Catatan
: Apabila ternyata data pada file atau folder yang telah kita hapus
ternyata masih kita butuhkan, untuk mengembalikannya maka kita masuk
pada Folder Recycle Bin lalu langkah berikutnya :
1. Pilih File atau Folder yang akan dikembalikan atau di ambil
2. Pilih Menu File > Restore. Dalam sekejap File atau folder akan kembali ke
tempat semula.
2.7 Membersihkan Isi folder trash atau Recyle Bin
File atau Folder yang dihapus biasanya tersimpan pada folder Recycle Bin
Semakin
banyak data yang kita hapus maka semakin banyak pula ruang yang harus
disediakan pada recycle bin. Hal ini menyebabkan kapasitas harddisk kita
akan semakin berkurang. Apabila memang data pada recycle bin tidak kita
perlukan lagi alangkah baiknya data tersebut kita buang saja. Ini semua
untuk memperluas ruang harddisk kita dan juga meningkatkan performa
komputer kita.
Langkah pembersihan :
1. Klik Folder recycle bin
2. Pilih Menu File > Empty recycle bin
3. OK.
2.8 Mencari File atau Folder dengan Fasilitas Search
Semakin
banyak data pada komputer maka asumsinya semakin sulit pula kita untuk
mencari data tersebut dalam tumpukan Folder yang ada pada drive
penyimpanan. Untuk hal tersebutlah diperlukan manajeman File dan Folder
mutlak dilakukan. Salah satunya adalah untuk memudahkan kita mencari
data pada file atau folder dalam komputer kita. Untuk lebih mempercepat
pencarian Windows Explorer menyediakan tool pencarian file atau folder
yakni dengan fasilitas Search.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan pencarian file atau Folder
1. Klik tombol (Search) pada tool bar
2. All Folder Pane akan berubah menjadi Search Pane.
Klik All Files and Folders Sehingga tampil “texbox” untuk melakukan
pengisian kretaria pencarian.
Keterangan
: All or Part of file the file name adalah kretaria pencarian
berdasarkan nama file atau sebagian nama file. A Word or phrase in the
file adalah kretaria pencarian berdasarkan sebagian isi file Look in
adalah drive / disk atau folder lokasi pencarian When was it modified,
kretaria pencarian berdasarkan tanggal modifikasi terakhir dari file.
Don`t
remember, bila lupa kapan file dimodifikasi Within the last week, file
yang dimodifikasi seminggu terakhir Past Mont, mencari data yang
dimodifikasi sebulan terakhir Within the past year, mencari file yang di
modifikasi setahun terakhir Specify dates, mencari file dalam rentang
waktu tertentu Apabila Kretaria pencarian sudah ditentukan, maka klik
tombol “search” untuk mulai melakukan pencarian. Untuk hasil pencarian
akan ditampilkan pada Content Pane. 2.9 Sharing Folder Apabila Komputer
kita terhubung ke jaringan, kita bisa berbagi file dengan pengguna
komputer lain yang terhubung pada jaringan yang sama dengan kita. Selain
terhubung ke jaringan, kita harus membagi file dengan pengguna lain
dengan melakukan sharing folder. Folder yang di sharing ditandai dengan
gambar folder yang dipegang dengan tangan. Gbr. 14 Icon Folder yang di
share Langkah melakukan Sharing File atau Folder : 1. Pilih File folder
yang akan di-share 2. Pilih pada Menu bar > File > Sharing and
security 3. Klik “if you understand the security risk but want to share
file without runing the wizard, clik here”. 4. Selanjutnya pilih “just
enable file sharing” lalu OK. 5. Beri tanda “cek “ pada pilihan “share
this folder on the network” 6. Isi share name jika ingin mengganti nama
pada “texbox” 7. Agar pengguna komputer lain tidak dapat mengedit (hanya
membaca file kita) maka hilangkan tanda “cek” pada pilihan “Allow
network users to change my files”. Kemudian Tekan OK.
No comments:
Post a Comment